SEPUTARSULTRA.COM-Wali Kota Baubau H Yusran Fahim SE mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Baubau untuk bekerja secara efektif, efisien, dan fokus pada program-program prioritas di tengah kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi Senin (08/06/2026) di halaman Kantor Wali Kota Baubau Palagimata.
Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menegaskan kondisi keuangan daerah saat ini perlu disikapi dengan bijak oleh seluruh perangkat daerah. Menurutnya, penurunan anggaran, termasuk pada belanja kepegawaian dan beberapa pos pengeluaran lainnya, mengharuskan seluruh OPD untuk mampu mengelola anggaran yang tersedia secara cermat dan bertanggung jawab.
“Marilah kita bekerja dengan baik dan memaknai kondisi yang sedang kita hadapi saat ini. Anggaran yang telah diberikan kepada kita harus dijalankan sebaik-baiknya. Kita harus mampu menyesuaikan program dan kegiatan dengan kemampuan keuangan daerah yang tersedia,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini mengaku menerima laporan bahwa terdapat beberapa instansi yang anggaran perjalanan dinasnya telah berkurang bahkan hampir habis, padahal tahun anggaran masih menyisakan sekitar enam bulan ke depan. Karena itu, pihaknya meminta seluruh OPD untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan dan menggunakan anggaran agar kebutuhan pemerintahan hingga akhir tahun dapat tetap terpenuhi.
Dijelaskan, sejak awal tahun setiap perangkat daerah seharusnya sudah dapat mengukur kemampuan anggaran yang dimiliki dan menyusun strategi penggunaan anggaran secara tepat sasaran. Ia mencontohkan masih adanya perjalanan dinas yang melibatkan banyak personel, padahal substansi kegiatan tersebut sebenarnya dapat dilaksanakan dengan jumlah peserta yang lebih sedikit.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita membiayai kegiatan-kegiatan yang benar-benar urgen dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta jalannya pemerintahan. Masih banyak kebutuhan yang harus kita penuhi bersama,”jelasnya.
Yusran Fahim juga mengajak seluruh ASN untuk bersabar menghadapi kondisi saat ini seraya berharap situasi ekonomi dan kapasitas fiskal daerah pada tahun mendatang dapat semakin membaik sehingga memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaksanaan program pembangunan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Baubau secara khusus meminta seluruh OPD untuk menahan diri dalam melaksanakan perjalanan dinas yang tidak mendesak. Karena efisiensi harus dimulai dari kedisiplinan dalam menentukan prioritas kegiatan. Pasalnya, dirinya pun turut merasakan dampak kebijakan efisiensi anggaran. Dan di tengah keterbatasan anggaran daerah tetap harus menjalankan berbagai agenda penting di tingkat pusat demi memperjuangkan kepentingan Kota Baubau, termasuk menghadiri pertemuan dengan sejumlah menteri di Jakarta.
Lebih lanjut dijelaskan, selain efisiensi anggaran, pentingnya disiplin dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing perangkat daerah. Oleh sebab itu, agar setiap OPD fokus pada tugas dan kewenangannya sehingga pelaksanaan program pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan tidak membebani anggaran yang terbatas. (*)










