SEPUTARSULTRA.COM-Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukkam menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci utama pembangunan daerah dalam kegiatan Sosialisasi Beasiswa S2 LPDP yang digelar di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Sulawesi Tenggara, Sabtu (23/5/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari nikel, aspal, hingga potensi minyak. Namun menurutnya, potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal bagi daerah karena masih lemahnya kapasitas SDM lokal dalam pengelolaannya.

“SDM itu paling utama dibanding sumber daya alam. Apa artinya sumber daya alam kalau tidak mampu kita kelola. Maka cita-cita generasi muda harus besar, dan saya sebagai gubernur harus mengupayakan agar cita-cita itu bisa tercapai,” ujarnya.
Gubernur menyoroti besarnya hasil sumber daya alam Sultra yang selama ini dikelola, namun manfaat ekonominya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat daerah. Menurutnya, jika perputaran ekonomi dari sektor pertambangan dapat lebih banyak beredar di Sultra, maka pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya sektor mikro, akan lebih cepat berkembang.
Gubernur juga memaparkan sejumlah visi pembangunan daerah, di antaranya mengembalikan fungsi dan ekosistem Teluk Kendari, mengoptimalkan infrastruktur pelabuhan sebagai penggerak ekonomi, hingga menyiapkan SDM unggul yang mampu bersaing di berbagai sektor strategis.
Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen mendukung pengembangan SDM melalui pendidikan, termasuk memastikan penerima beasiswa kembali mengabdi di daerah sesuai bidang keahlian masing-masing.

“Semua penerima beasiswa harus didata, sekolah di mana dan apa sudah selesai. Nanti kita siapkan jabatan, tempat, dan pekerjaan sesuai kemampuannya. Saya juga sudah menegaskan kepada pihak-pihak yang membuka investasi agar memanfaatkan tenaga kerja lokal,” katanya.
Gubernur pun mengajak generasi muda Sultra untuk menjadi agen perubahan dan memanfaatkan peluang pendidikan demi masa depan daerah.
“Masa depan Sultra ada di tangan adik-adik semua. Kita siapkan ruang bagi yang siap bersaing, bekerja, dan berkarya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Mata Garuda Sulawesi Tenggara, Muh. Siddiq Ibrahim, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas SDM unggul.
Menurutnya, peningkatan kapasitas ilmu pengetahuan menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan generasi yang mampu bersaing secara global. Karena itu, sosialisasi LPDP dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih terperinci mengenai peluang beasiswa S2 sekaligus meningkatkan motivasi dan kesiapan peserta dalam proses pendaftaran.
“Salah satu tujuan besar kami adalah bagaimana memasifkan pelatihan-pelatihan persiapan, seperti pelatihan bahasa dan penguatan kapasitas mahasiswa sebelum mendaftar LPDP,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil DJPb Sultra, Iwan Widianto, menyampaikan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki panggung pembangunan yang besar sehingga membutuhkan SDM berkualitas untuk mengisinya.
“Betapa besar panggung yang kita siapkan, dan betapa besar SDM yang kita perlukan untuk mengisi panggung tersebut,” katanya.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara yang antusias mendapatkan informasi terkait peluang melanjutkan studi melalui program beasiswa LPDP.(*)










