Dinsosnaker Baubau dan Kemensos RI Bentuk Kampung Siaga Bencana di Lealea

  • Bagikan

SEPUTARSULTRA.COM-Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Lealea pada Jumat (10/04/2026). Langkah ini diambil menyusul fakta bahwa Kota Baubau tercatat memiliki indeks risiko bencana tertinggi di Sulawesi Tenggara, terutama potensi tsunami dan banjir di kawasan pesisir.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, Dra. Hj Siti Amalia Abibu, M.Si ini merupakan kolaborasi strategis dengan Kementerian Sosial RI. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Kemensos RI (Ari dan Ghifar), Camat Lealea, serta unsur TNI/Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas).

Dalam sambutannya, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau Dra. Hj Siti Amalia menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, fokus pemerintah kini tidak hanya pada penanganan darurat saat kejadian, tetapi lebih kepada mitigasi dan kesiapsiagaan sejak dini.

“KSB dibentuk bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai ikhtiar kita meningkatkan kewaspadaan. Pertolongan pertama saat bencana adalah tetangga terdekat, sehingga kekompakan warga di Kecamatan Lealea menjadi sangat krusial,” ujarnya.

Ditambahkan, program KSB ini mencakup pelatihan keterampilan mitigasi bagi warga dan siswa sekolah, serta pengaktifan lumbung sosial. Lumbung tersebut akan berfungsi sebagai gudang logistik dan shelter darurat untuk menyediakan kebutuhan dasar secara cepat bagi warga terdampak.

Lebih lanjut dijelaskan, Kecamatan Lealea diproyeksikan menjadi penopang bagi kecamatan sekitarnya, seperti Kecamatan Bungi, Kokalukuna, dan Sorawolio dalam hal kesiapsiagaan logistik. Pihaknya berharap KSB ini tidak hanya aktif saat seremonial, tetapi berkelanjutan menjadi motor penggerak lingkungan yang tangguh bencana. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *