SEPUTARSULTRA.COM-Pemerintah Kota Baubau resmi memulai pemusatan latihan atau Training Centre (TC) bagi Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Baubau Tahun 2026. Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc di Villa Nirwana pada Jumat (05/06/ 2026).
Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu menyampaikan apresiasi yang mendalam dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang mengikuti pemusatan latihan ini.”Dedikasi, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang kalian tunjukkan selama proses pelatihan ini adalah modal utama kita. Jadikan ilmu dan keterampilan yang telah diasah sebagai batu loncatan untuk terus berinovasi, bersaing, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah kita. Jangan pernah berhenti belajar dan jadilah kebanggaan Kota Baubau,” ujarnya.
Ditambahkan, pelaksanaan Training Centre ini bukanlah sekadar kegiatan seremonial belaka. Ini merupakan langkah strategis, ikhtiar nyata, serta tahapan krusial dalam membentuk mental, fisik, dan kualitas para kafilah sebelum bertanding di Arena MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Konawe pada 21 hingga 29 Juni 2026 mendatang. Pihaknya menekankan bahwa target utama dari ajang ini tidak hanya sekadar mengejar gelar juara, melainkan melahirkan duta-duta Al-Qur’an yang memiliki pemahaman bacaan dan penghayatan yang sempurna.

Di hadapan para peserta, Wakil Wali Kota Baubau ini menitipkan tiga pesan penting sebagai bekal selama menjalani pemusatan latihan yakni pertama fokus dan disiplin. Peserta diminta mengikuti seluruh materi dan arahan dari pelatih dengan sungguh-sungguh, serta menjadikan setiap sesi latihan sebagai bahan evaluasi diri.
Kedua, jaga kesehatan dan mental. Sebab persiapan fisik dan pengelolaan mental dinilai sama pentingnya dengan persiapan hafalan maupun vokal. Peserta diimbau menjaga pola makan dan istirahat yang cukup agar tetap tenang dan percaya diri. Ketiga, niatkan sebagai Ibadah dengan menanamkan dalam hati bahwa perjuangan ini adalah untuk memuliakan kalam Allah Subhana Wataalah. Dengan niat yang tulus, setiap rasa lelah akan bernilai ibadah di sisi-Nya.

Wa Ode Hamsinah Bolu memberikan apresiasi juga kepada tim pelatih, instruktur, dan ofisial. Pemerintah Kota Baubau menitipkan harapan besar agar para mentor membimbing para peserta dengan penuh kesabaran, memberikan teknik terbaik, serta mengevaluasi setiap potensi peserta agar dapat tampil maksimal.”Pemerintah Kota Baubau sangat berkomitmen untuk mendukung pengembangan syiar Islam. Insya Allah kita bisa dan akan selalu mencetak generasi-generasi yang unggul. Tunjukkan bahwa Kota Baubau adalah daerah yang kaya akan potensi Qori-Qoriah dan Hafizh-Hafizhah terbaik,” tegasnya optimis. (*)










